Sedang Memuat...

Gandeng Dinas Terkait, Bea Cukai Sampit Gelar Gahering Eksportir

Bea Cukai Sampit menutup bulan Oktober kemarin (31/10) dengan agenda Gathering Eksportir Sampit 2018. Acara ini merupakan turunan dari acara serupa yang digelar secara nasional di Kantor Pusat Bea Cukai (07/08). Bertempat di Aula Bea Cukai Sampit, perwakilan eksportir yang memiliki usaha di Sampit dan sekitarnya duduk bersama berbagi pengalaman dan tantangan selama menjalankan usaha ekspor.

Mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Sampit, Yohan Recardhana (Kasubbag Umum) membuka acara pagi itu. Dalam sambutannya, Yohan berharap melalui Gathering Eksportir ini dapat menjadi langkah awal bagi pengambil kebijakan di tingkat daerah untuk memetakan kebijakan kedepannya.

“Semoga dengan adanya berbagai fasilitas dan kemudahan fiskal yang akan dijelaskan lebih lanjut nanti, dapat dimanfaatkan dengan baik olrh para pelaku bisnis khususnya eksportir, sehingga pertumbuhan ekonomi di Sampit dan sekitarnya dapat terus naik”, tambah Yohan.

Bertindak selaku pembicara di sesi pertama adalah Wim RK Benung, Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur. Wim memaparkan arah kebijakan ekonomi Pemda Kotim untuk menstimulus pertumbuhan industri dan perdagangan. Pembicaraan yang berlangsung dua arah ini ditanggapi oleh peserta dengan pertanyaan dan “curhatan” mengenai infrastruktur yang mendukung kelancaran berusaha, misalnya penambahan daya energi listrik.

Di sesi kedua, mikrofon berpindah tangan kepada Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Industri Kotawaringin Timur, M. Tahir. Pada paparannya, Tahir menjelaskan mengenai ketentuan Larangan Pembatasan. Tahir juga sedikit menyinggung mengenai industri rotan yang dirasa mati suri setelah adanya pelarangan ekspor rotan mentah, sehingga perlu adanya pemberdayaan pelaku pengrajin rotan agar produk rotan tetap dapat diekspor dalam bentuk rotan olahan/kerajinan rotan.

Sesi ketiga dibawakan oleh narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Sampit, Franata. Dalam paparannya, Franata menjelaskan mengenai fasilitas perpajakan, terutama mengenai pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak. Kemudahan prosedural juga menjadi concern pemaparan Franata.

Di sesi terakhir, Kasubsi Hanggar Bea Cukai Sampit, Joko Santoso, menjelaskan mengenai berbagai macam kemudahan dan fasilitas pabean yang dapat dimanfaatkan oleh eksportir. Diantara fasilitas tersebut adalah KITE-IKM, Kawasan Berikat, Pusat Logistik Berikat, dan Gudang Berikat.

Sambutan Kasubbag Umum

- KPPBC Tipe Madya Pabean C Sampit

RELATED POSTS

)