Sedang Memuat...

Kanwil Bea Cukai Aceh Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Banda Aceh (27/11) - Senin sore lalu (26/11) jam 17.30-19.00 WIB, segenap Pegawai dan Karyawan Muslim Kanwil Bea Cukai Aceh peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di aula lantai III Kanwil Bea Cukai Aceh. Rangkaian kegiatan maulid tersebut berupa santunan anak yatim, tadarus Alqur’an, tausiyah, serta sholat maghrib berjamaah.

Para santriwan dari Pondok Pesantren Yatim Markaz  Al-Ishlah Al-Aziziy sebanyak 30 (tiga puluh) anak usia sekolah SD – SMA menerima santunan dari Kanwil Bea Cukai Aceh. Ustadz Syafi’i selaku pembimbing Pondok Pesantren yang berjarak hanya 1 KM dari Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh ini mengapresiasi setinggi-tingginya atas santunan ini.

“Santunan anak yatim merupakan salah satu wujud syukur atas nikmat Alloh dan kepedulian segenap pegawai dan karyawan Bea Cukai Aceh. Kami sebagai pembimbing para santriwan mengucapkan jazakumullah khoiron katsir dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap Pegawai dan Karyawan Bea Cukai Aceh yang telah menjadi donatur”. Begitu pungkas Ustadz asal Betawi ini.

Sedangkan dalam tausiyahnya, Ustadz Masrul Aidi mengingatkan kepada jamaah agar selalu meneladani Rasulullah dalam bersikap dan bertindak dalam segala aspek kehidupan salah satunya menyantuni anak yatim.

“Menyantuni anak yatim punya keutamaan sendiri. Orang yang menyantuni (memelihara, menjamin, menanggung) anak yatim sampai ia dewasa akan berada amat dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Kelak di dalam surga bagaikan kedekatan jari telunjuk dan jari tengah. Bulan Rabiul awal (Maulid) merupakan bulannya anak yatim. Rasulullah yang dilahirkan pada bulan Rabiul Awal juga dalam keadaan yatim karena ayahnya, Abdulloh telah meninggal saat Rasulullah dalam kandungan sang Ibu, Siti Aminah.  Saat Rasulullah berusia tujuh tahun, sang Ibunda meninggalkan Rasululloh untuk selama-lamanya.” Demikian nasihat dari Ustatd Masrul.

- Kanwil DJBC Aceh

RELATED POSTS

)