28 Januari 2020
no image

Bea Cukai Bantu Kawasan Berikat Hortikultura Lebarkan Sayap di Blitar

Blitar, 28-01-2020 – Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai menyediakan berbagai fasilitas fiskal guna mendukung kemudahan dan peningkatan ekspor, salah satunya adalah kawasan berikat. Saat ini telah ada 1.372 perusahaan di seluruh indonesia yang tergabung menjadi kawasan berikat, termasuk di bidang hortikultura. Seperti yang terlaksana di Kabupaten Blitar, pengembangan kawasan hortikultura berorientasi ekspor di Desa Selopuro, ditandai dengan penanaman perdana pisang cavendish, pada tanggal 21 Januari 2020 lalu.

“Bea Cukai sejak awal melakukan penggalian potensi di daerah guna pengembangan kawasan hortikultura dengan pemberian fasilitas fiskal yaitu kawasan berikat. Kami sekarang berkoordinasi dengan Kabupaten Bondowoso dalam pengembangan kawasan berikat hortikultura ini, melihat potensi alam dan tanah yang subur untuk ditanami pisang cavendish saya rasa hal ini bisa terwujud dengan baik,” ungkap Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur II, Oentarto Wibowo.

Penanaman pisang cavendish ini merupakan bentuk kerja sama petani Blitar dengan PT NSA yang merupakan anak perusahaan dari PT Great Giant Pineapple yang dituangkan dalam bentuk MoU yang ditandatangani oleh Bupati Blitar Rijanto. “Nantinya, petani mendapatkan pendampingan dan berproduksi dengan benar sesuai praktek agribisnis yang benar serta fasilitas berupa bibit dan pupuk sehingga menghasilkan pisang dengan kualitas ekspor. Sistemnya sharing value dan keuntungan 100% untuk petani, masalah market dan eskpornya PT NSA…

Berita Terbaru