21 September 2021
no image

Bea Cukai di Jawa Timur Paparkan Ketentuan Cukai ke Masyarakat Umum Hingga Santri

Jakarta, 20-09-2021 – Bea Cukai secara kontinu melakukan sosialisasi ketentuan cukai di berbagai daerah di Jawa Timur, periode awal September lalu. Kali ini sosialisasi dilakukan antara lain di wilayah Madura, Malang dan Sidoarjo dengan sasaran masyarakat umum hingga para santri pondok pesantren.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, mengatakan bahwa sosialisasi bidang cukai sangat penting, karena objek cukai cukup dekat dengan masyarakat. “Kita ingin mengedukasi semua kalangan, tidak hanya pengusaha barang kena cukai (BKC), atau masyarakat umum, namun para santri juga perlu diberikan edukasi tentang kebijakan cukai sebagai bekal pengetahuan,” imbuhnya.

Di Madura, bekerjasama dengan Pemda setempat, Bea Cukai Madura melakukan rangkaian kegiatan sosialisasi ketentuan cukai di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang. Di Kabupaten Sampang, sosialisasi dilakukan di beberapa tempat antara lain Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rosyidiyah Mambaul Ulum, Darul Tauhid, An-Naqsyabandiyah, Al-Abidin, Raudlatul Ulul ArRahmaniyah dan Ponpes Bustanus Shalihin Al Bukhari Labuhan. Sementara di Kabupaten Pamekasan, Bea Cukai Madura berkesempatan mengedukasi masyarakat sekitar Desa Galis dan Desa Sotabar.

Firman mengatakan bahwa dalam rangkaian kegiataan sosialisasi tersebut, Bea Cukai Madura juga melakukan sosialisasi ke beberapa daerah lain. “Kita harus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk santri tentang cukai sebagai instrumen pengendalian pola perilaku konsumsi masyarakat terhadap rokok, dan…